a)Sosialisasi Panel Harga Pangan tahun 2013 dilaksanakan di dua wilayah dan dalam bentuk Pertemuan yaitu pertemuan sosialisasi panel harga pangan wilayah barat yang telah dilaksanakan selama 3 (tiga) hari pada tanggal 30 Januari – 1 Februari 2013 di ”Hotel Golden Flower” Jl. Asia Afrika 15-17 Bandung, Jawa Barat, dan  pertemuan sosialisasi panel harga pangan wilayah timur yang telah dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 4 – 6 Februari 2013 di ”Hotel Quality” Jl. Somba Opu No. 235 Makasar, Sulawesi Selatan.

b)Tujuan pertemuan yaitu dalam rangka untuk menyamakan persepsi tentang pelaksanaan kegiatan, metode analisis dan pelaporan panel harga pangan. Sosialisasi dilaksanakan oleh aparat pusat kepada penanggung jawab panel di masing-masing provinsi untuk menyamakan persepsi tentang pelaksanaan kegiatan, metode analisis dan pelaporan. Setelah menerima sosialisasi dari pusat, penanggung jawab panel di provinsi harus melakukan: 1) Memilih dan menetapkan Kabupaten sebagai lokasi panel sesuai dengan ketentuan di atas; 2) Menunjuk dan menetapkan enumerator; dan 3) Melakukan coaching (pembekalan) kepada enumerator.

c)Peserta pertemuan yang hadir yaitu pejabat/petugas Badan/Dinas/Kantor yang menangani Ketahanan Pangan khususnya para penanggung jawab kegiatan distribusi dan harga pangan yang berasal dari 17 provinsi (wilayah barat) dan 16 provinsi (wilayah timur), serta dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian.

d)Nara Sumber dalam acara tersebut yaitu pejabat/petugas dari Badan Ketahanan Pangan Pusat, dengan Materi yang disampaikan, meliputi:

•Kebijakan dan Evaluasi panel harga pangan tahun 2012, yang meliputi kebijakan secara umum terkait stabilisasi harga pangan,

•Penjelasan kegiatan panel harga pangan tahun 2013, yang meliputi gambaran umum terkait panel harga pangan tahun 2013, identifikasi dan pemilihan lokasi panel serta identifikasi dan pemilihan enumerator,

•Pengumpulan data panel harga pangan, berisi tentang tata cara dalam pelaksanaan pengumpulan data panel di masing-masing lokasi yang meliputi Kuesioner, Variabel yang Dipantau, Pemilihan Responden dan Cara Pengumpulan Data, serta Ketentuan Lain dalam Pendataan,

•Pengiriman sms mingguan panel harga pangan, berisikan tentang format sms cara pengiriman sms ke website panel dengan nama :  http://panelhargabkp.deptan.go.id/

•Pengelolaan, pengolahan dan analisis data panel harga pangan; meliputi langkah-langkah registrasi enumerator, langkah-langkah membuka informasi sms panel harga panagan di website, serta pengolahan dan analisis datanya.

•Evaluasi kegiatan sosialisasi panel harga 2013. Yang berisikan beberapa soal yang harus dijawab oleh semua peserta terkait materi yang sudah disampaikan oleh nara sumber.

e)Gambaran Umum Kegiatan Panel Harga Pangan

•Tujuan Kegiatan Panel Harga Pangan yaitu: Menyediakan data/informasi yang cepat dan akurat tentang harga dan pasokan pangan sebagai bahan deteksi dini guna mengantisipasi terjadinya gangguan distribusi pangan baik di Pusat dan Daerah, serta Menyediakan hasil analisis tentang harga dan pasokan pangan secara periodik sebagai bahan perumusan kebijakan baik di Pusat dan Daerah.

•Sasaran kegiatan Panel Harga Pangan adalah:1) Tersedianya data/informasi yang cepat dan akurat tentang harga dan pasokan pangan nasional sebagai bahan deteksi dini guna mengantisipasi terjadinya gejolak harga dan kelangkaan pasokan pangan, dan 2) Tersedianya hasil analisis tentang harga dan pasokan pangan nasional secara periodik sebagai bahan perumusan kebijakan.

•Ruang Lingkup kegiatan Panel Harga Pangan

Kegiatan Panel Harga Pangan tahun 2013 merupakan kelanjutan dari Kegiatan Panel Harga, Pasokan dan Akses Pangan sejak tahun 2010 dan merupakan pengembangan dan penyempurnaan Kegiatan Panel Harga dan Pasokan Pangan tahun 2012. Penyempurnaan kegiatan ini meliputi penambahan lokasi dan komoditas. Kegiatan Panel Harga Pangan tahun 2013 direncanakan dilaksanakan di 256 kabupaten yang tersebar di 33 provinsi, dengan melibatkan enumerator sebanyak 415 orang sebagai petugas pengumpul dan pelapor data. Kegiatan ini akan dilaksanakan di ibu kota provinsi serta kabupaten/kota sentra produksi padi yang juga merupakan sentra jagung dan kedelai dan kabupaten/kota non sentra produksi padi.

Objek yang menjadi panel dalam kegiatan ini adalah ”kabupaten/kota” yang terpilih sebagai lokasi panel. Pada setiap lokasi panel akan diamati tentang harga dan pasokan, serta informasi lain yang berpengaruh terhadap perubahan harga dan pasokan. Kesimpulan yang akan diperoleh dari hasil analisis terhadap data yang dikumpulkan tersebut diharapkan dapat menggambarkan kondisi harga dan pasokan pangan baik di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota. Kegiatan Panel Harga Pangan ini terdiri dari: (1) Panel Produsen di tingkat kabupaten/kota, dan (2) Panel Pedagang di tingkat provinsi dan kabupaten.

Oleh karena itu dalam pelaksanaannya dari 33 provinsi tersebut dapat dikelompokan menjadi provinsi sentra produksi padi dan provinsi non sentra produksi padi. Provinsi sentra produksi padi akan melaksanakan panel produsen dan konsumen, sedangkan untuk provinsi non sentra produksi padi hanya melaksanakan panel pedagang.

Variabel yang dipantau dalam Panel Produsen di tingkat kabupaten/kota adalah harga dan pasokan gabah/beras di tingkat petani dan penggilingan, harga jagung dan kedelai di tingkat petani, serta harga sapi tingkat peternak. Untuk Panel Pedagang di tingkat provinsi dan kabupaten, variable yang dipantau adalah harga dan pasokan pangan pokok strategis (beras premium, beras medium, beras termurah, cabai merah keriting, bawang merah, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, dan daging sapi) di tingkat pedagang grosir dan eceran.

Data tersebut dikumpulkan oleh enumerator yang ditunjuk oleh Badan/Dinas/Kantor/Unit Kerja yang menangani ketahanan pangan provinsi. Kegiatan diawali dengan melakukan identifikasi dan pemilihan lokasi panel, kemudian identifikasi dan pemilihan enumerator, pengumpulan data dan sosialisasi kegiatan.

Sumber :  http://www.badanketahananpangan.com/
Share

Other Posts